BERITA  

Penyerahan Berkas Bukti Bukti Baru PT Trive Invest Futures Diduga Tindak Pidana Dan Tidak Nyaman Penyelesaian

Penyerahan Berkas Bukti Bukti Baru PT Trive Invest Futures Diduga Tindak Pidana Dan Tidak Nyaman Penyelesaian | NEWS TV Indonesia
Penyerahan Berkas Bukti Bukti Baru PT Trive Invest Futures Diduga Tindak Pidana Dan Tidak Nyaman Penyelesaian | NEWS TV Indonesia

Kanwil Kemenkum hadiri Rapat Pembinaan Wilayah Hukum Jakarta Timur Bahas Pencegahan Tawuran | NEWS TV Indonesia

Jakarta,NEWS TVid
Adanya keluhan warga Indonesia inisial HG yang mengalami intimidasi cukup tidak nyaman penyelesaian pelayanan dilokasi Kementrian perdagangan Republik indionesia pada hari Senin pagi ,pada tanggal 19/5/2025.NEWS TV id

Dugaan ada oknum staff bappeti inisial D Yang menyoroti kinerja nya tidak ada sikap kooperatif dan sikap tidak menyenangkan dengan sikap semena mena, serta tidak profesional oleh pihak warga Indonesia inisial HG terhadap berkas bukti bukti baru yang sudah dilampirkn dengan lengkap
NEWS TVid

Kanwil Kemenkum hadiri Rapat Pembinaan Wilayah Hukum Jakarta Timur Bahas Pencegahan Tawuran | NEWS TV Indonesia

Tujuan keluhan publik tersebut dari informasi pihak warga Indonesia inisial HG yang dihimpun oleh awak media ,” bahwa Saya hanya ingin penyelesaian berkas perkara nya diselesaikan dengan tuntas dan tidak mau bertele Tele dan saya sudah buat rugi besar pengeluaran untuk perkara saya ,serta membuang waktu waktu cukup menggangu dan meresahkan yang saya alami.

Keterangan pihak warga Indonesia inisial HG tersebut menyerahkan berkas bukti bukti baru yang lengkap untuk ditunjukan kepada pihak kepala biro pimpinan kementrian perdagangan dan pihak bapak Mentri perdagangan Bapak Zulkhas ,dan surat berkas bukti bukti baru tersebut diterima oleh pihak Bapak Agus Sebgai staff bagian pengurus persuratan dengan ditandatangani pada tanggal 19/5/2025 pada pukul 09:53 pagi menjelang siang, dari pihak warga Indonesia inisial HG serta didalam surat tanda terima dan diterima kembli oleh pihak warga Indonesia inisial HG tersebut dari alat bukti disoroti dan didapatkan.

Diduga ada pihak pimpinan tertinggi bappeti dan juga ada dugaan indikasi keterlibatan oknum oknum pejabat dikementrian perdagangan , dilokasi kementrian perdagangan jakarta pusat, adanya indikasi tindak pidana cukup dinilai dan disoroti adanya indikasi unsur sikap premanisme,sikap tidak kooperatif pelayanan kinerja untuk publik,tidak ada sikap Sinergiritas baik terhadap keluhan publik,ada indikasi unsur sikap pelanggaran dari peraturan yang sudah diatur dalam sebuah perusahaan dan kegiatan usaha.

“Ujar ucap Inisial HG seorang bapak menurut keterangan nya,” saya telah melampirkan dan menyerahkan surat penyerahan berkasnya kepihak komisi yudisial dan aman dilnjutkn kepad pihak Sekneg untuk presiden,akan menyerahkan berkas bukti buktinya kepada Pihak kemenpolkam dan DPR RI Untuk menyelesaikan perkara ini dan saya ingin mengakhiri dengan tuntas pungkasnya

(ASEP SAEFULOH )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *