News  

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV
Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Newstv SULSEL – Ratusan Pendemonstrasi dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan melakukan aksi unjuk rasa di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar, yang terletak di Jalan AP Pettarani, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Provinsi Sulsel, Rabu (10/5/2023).

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Terlihat dari pantauan iNewsGowa, ratusan massa (Pendemonstrasi) tersebut, datang dari arah jalan pengayoman menggunakan mobil komando dan sebagian orang saling berboncengan menggunakan sepeda motor mendatangi BPN Makassar guna menggelar Aksi Unjuk Rasa (Unras).

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Setiba di kantor ATR BPN Makassar, Massa Aksi Unjuk Rasa membentangkan spanduk yang bertuliskan BPN Kota Makassar Harus Responsif Terhadap Pengaduan Masyarakat.

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Koordinator Aksi, diatas mimbar, Maslim dalam orasinya meminta agar pihak ATR BPN kota Makassar, menerbitkan Surat Ukur tanah milik Andi Idris Karaeng Buang, yang terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulsel.

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Lanjut maslim dalam orasinya menduga di kubu ATR BPN Makassar ada Oknum Mafia Tanah, maka dari itu ia mendesak pihak ATR BPN Makassar untuk segera didaftarkan hak atas nama Andi Idris Karaeng Bunga yang telah dimohonkan sebelumnya dan meminta pihak dari ATR BPN Makassar segera menerbitkan surat ukur yang sebelumnya sudah diukur dan dilakukan sendiri oleh pihak bagian seksi pengukuran ATR BPN Makassar.

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Seiring berjalannya Aksi Unras, bagai gayung bersambut, perwakikan ATR BPN Makassar, Alif Raja selaku Kepala Seksi Penetapan Hak menemui Pendemo para peserta Aksi Unras.

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

“Kami mengapresiasi kedatangan teman-teman, karena Demonstrasi itu bagian dari Demokrasi,” sambutnya.

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

“Jika ada kesalahan atau kekeliruan, silahkan teman-teman menggugat secara Perdata ataupun Pidana dan segera laporkan jika ada ditemukan oknum mafia tanah dari pihak kami,” jelas Alif Raja.

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Tempat yang sama, Jenderal Lapangan, Irfan Haris menegaskan jika apa yang jadi tuntutan dalam pernyataan sikap tidak terpenuhi, pihaknya akan melakukan aksi unras kembali dengan estimasi massa yang lebih banyak lagi.

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

“Jika apa yang menjadi tuntutan dalam aksi protes kami terhadap BPN Makassar tidak terpenuhi, maka kami akan melakukan kembali aksi unjuk rasa esok hari dengan estimasi massa yang lebih banyak lagi,” tegas Irfan, disesi wawancara.

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Atas aksi damai yang dilakukan Ratusan Pendemonstrasi dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan ketua DPW MIO SULSEL dan Redaktur Daerah Newstv SULSEL haji Andi Syafri Karaeng Djarung Bersama

Ratusan Pendemonstrasi Dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Selatan Melakukan Aksi Damai di kantor Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Makassar | NEWS TV

Pihak kepolisian  yang bertugas mengamankan jalan demonstrasi sangat berterima kasih kepada Ratusan Pendemonstrasi dari Lembaga Adat Kerajaan Gowa (LAKG) dan Komunitas Adat yang ada di Sulawesi Krn aksi damai yang dilakukan betul betul penuh rasa kekeluargaan dan  Aksi unjuk rasa berlangsung kurang lebih dari 2 jam  terlihat para Demonstrasi membubarkan diri secara tertib tegasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *