Padangsidimpuan, NEWSTV.ID — Upaya penguatan kualitas pelayanan pertanahan nasional kembali bergulir. Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara melalui Bidang Survei dan Pemetaan melakukan kunjungan kerja dan monitoring evaluasi (monev) ke Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan pada Rabu, (26/11/2025), guna memastikan penyelenggaraan layanan pertanahan berjalan sesuai ketentuan regulasi dan standar teknis yang berlaku.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian evaluasi kinerja pelayanan yang dilaksanakan Kanwil BPN di berbagai daerah. Padangsidimpuan menjadi salah satu titik fokus karena tengah menunjukkan progres peningkatan layanan berbasis digital dan reformasi birokrasi melalui komitmen Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Tim Kanwil melakukan peninjauan langsung terhadap proses pelayanan, khususnya layanan yang berkaitan dengan survei dan pemetaan. Pemeriksaan teknis meliputi: kelengkapan dan autentikasi dokumen permohonan, ketepatan alur pelayanan dari front office hingga back office, penerapan SOP sesuai standar Kementerian ATR/BPN, kualitas dan presisi data pertanahan berbasis survei lapang, dan output data spasial untuk sertifikasi dan pemutakhiran bidang tanah
Proses monev tidak hanya berfungsi sebagai kontrol regulatif, tetapi juga menjadi forum pembinaan teknis bagi Kantah Kota Padangsidimpuan agar semakin siap mengikuti arah kebijakan nasional mengenai digitalisasi layanan pertanahan dan transformasi data spasial secara terintegrasi.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan, Agustina Harahap, S.T., menyampaikan apresiasi atas evaluasi yang dilakukan, serta menegaskan kesiapan kantor dalam terus melakukan perbaikan sistem layanan.
“Monitoring dan evaluasi ini bukan sekadar penilaian, tetapi ruang pembelajaran strategis. Kami akan terus memperkuat kualitas pelayanan, memastikan integritas petugas, meningkatkan ketepatan survei dan pemetaan, serta menjamin setiap layanan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya berupaya konsisten dalam mempercepat penyelesaian layanan, meningkatkan akurasi data, dan memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat agar akses layanan pertanahan semakin mudah dan modern.
Kegiatan monev ini juga mengawal pelaksanaan program strategis Kementerian ATR/BPN, terutama percepatan Sertipikat Elektronik, aplikasi Sentuh Tanahku, digitalisasi arsip pertanahan, serta penguatan basis data geospasial yang terintegrasi.
Digitalisasi menjadi kunci transformasi layanan pertanahan nasional yang menargetkan: layanan semakin cepat dan efisien, risiko sengketa berkurang karena data spasial lebih presisi, alur pelayanan dapat dipantau masyarakat secara transparan, dan tata kelola pertanahan semakin bersih dan akuntabel
Di tingkat daerah, Kantah Padangsidimpuan termasuk instansi yang terus memperluas sarana teknologi informasi, memperkuat SDM pemetaan, dan mendorong budaya pelayanan ramah publik.
Penguatan monitoring dianggap penting karena terjadi peningkatan kebutuhan sertifikasi tanah, legalisasi aset masyarakat, serta penanganan sengketa pertanahan di sejumlah daerah. Monev oleh Kanwil menjadi kontrol sekaligus akselerator agar setiap produk layanan dapat memberikan kepastian hukum yang berdampak langsung pada: investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah, keberlanjutan pembangunan infrastruktur, perlindungan aset masyarakat dan badan hukum, dan stabilitas sosial melalui penyelesaian konflik pertanahan
Dengan demikian, kegiatan monev di Padangsidimpuan bukan hanya aktivitas administratif, tetapi bagian dari proses strategis memperkuat fondasi pelayanan pertanahan nasional yang modern, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Jurnalis: Andi Hakim Nasution













