Newstv.id, Yogyakarta – Korem 072/Pamungkas menggelar upacara peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat (TNI AD) tahun 2025 di Lapangan Apel Makorem 072/Pamungkas, Jalan Reksobayan No.4 Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta, Senin (15/12/2025).
Upacara yang berlangsung hikmad dipimpin oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 072/Pamungkas, Kolonel Inf Dec Jerry Manungkalit, SIP dan diikuti oleh para Kasi Korem 072/Pamungkas, Dan/Ka Satdisjan, seluruh prajurit dan ASN Makorem 072/Pamungkas.
Bertindak sebagai Inspektur upacara (Irup), Kasrem 072/Pamungkas, membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Dalam amanahnya, Kasad menyampaikan pentingnya menjadikan Hari Juang TNI AD sebagai momentum untuk meneguhkan kembali jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.
Kasad menyampaikan duka cita dan keprihatinan yang mendalam atas bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
“Bencana yang terjadi di Aceh dan Sumatera telah menimbulkan korban jiwa serta kerugian materiil. TNI Angkatan Darat, akan terus bersinergi dengan seluruh pihak dalam mendukung upaya penanganan dan rehabilitasi pascabencana,” ujar Kasad.
Kasad mengucapkan “Selamat Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025” kepada seluruh prajurit dan ASN TNI AD, seraya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan demi kemajuan dan kejayaan TNI Angkatan Darat.
Hari Juang TNI Angkatan Darat merupakan momentum penting untuk mengenang peristiwa heroik Palagan Ambarawa, sekaligus menjadi sarana mematrikan kembali nilai-nilai luhur perjuangan, semangat pantang menyerah, serta pengabdian tulus dalam setiap pelaksanaan tugas prajurit TNI AD.
Peringatan Hari Juang TNI AD Tahun 2025 mengusung tema “TNI AD Manunggal dengan Rakyat untuk Indonesia Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, dan Maju”, yang mencerminkan komitmen TNI Angkatan Darat untuk senantiasa hadir bersama rakyat sebagai kekuatan pertahanan negara.
Kasad juga menegaskan bahwa Panglima Besar Jenderal Soedirman merupakan teladan utama bagi prajurit TNI AD, yang merepresentasikan kemurnian jiwa, integritas, keberanian, dan ketulusan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Nilai-nilai tersebut harus terus dihayati dan diamalkan oleh setiap prajurit dalam menjalankan tugas.
Sebagai tentara yang berasal dari rakyat, TNI Angkatan Darat akan terus berjuang bersama rakyat dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kemanunggalan TNI dengan rakyat diyakini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan demi mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan bangsa.
Mengakhiri amanatnya, Kasad mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI AD untuk senantiasa menjaga kehormatan, disiplin, serta meningkatkan kemanunggalan dengan rakyat sebagai kekuatan utama pertahanan negara. (HMI)













