News,TV – SUMATERA UTARA – Kasus pembunuhan tragis menimpa seorang anak berinisial IKH yang ternyata dibunuh oleh paman kandungnya sendiri, Darwis Harahap (46). Pelaku kini telah ditangkap oleh jajaran Polres Tapanuli Selatan. Fakta ini mengguncang publik karena pelaku merupakan orang terdekat korban dan kejahatan dilakukan dengan sangat keji.25/12/2025
Kecurigaan polisi muncul sejak awal karena Darwis, meski keluarga dekat, tidak terlibat sama sekali dalam proses pencarian korban saat IKH dinyatakan hilang. Peristiwa bermula pada Sabtu malam (20/12) ketika korban pulang dari warung kopi milik ayahnya dan tidur bersama ibu serta dua adiknya. Sekitar pukul 03.00 WIB, ibu korban terbangun dan mendapati IKH sudah tidak ada di tempat tidur, dengan jendela kamar terbuka lebar.
Warga dan keluarga sempat melakukan pencarian besar-besaran selama tiga hari, hingga akhirnya jasad korban ditemukan pada 23 Desember dalam kondisi tak bernyawa. Dari hasil pemeriksaan polisi, terungkap bahwa pelaku membujuk korban dengan iming-iming uang Rp20 ribu agar mau keluar rumah secara diam-diam.
Korban kemudian dibawa ke sebuah gubuk yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari rumah, di mana pelaku melakukan pelecehan seksual. Situasi berubah panik ketika terdengar teriakan warga yang memanggil nama korban. Pelaku lalu membawa korban ke arah rawa-rawa.
Dalam kondisi terdesak, pelaku sempat menanyakan apakah korban akan menceritakan perbuatannya kepada orang tua. Saat korban menjawab akan membongkar kejadian tersebut, pelaku menenggelamkan korban ke dalam rawa hingga tewas. Jasad korban ditinggalkan begitu saja hingga akhirnya ditemukan dan kasus ini berhasil diungkap polisi.
Kasus ini kembali membuka luka lama tentang bahaya kejahatan seksual dan kekerasan terhadap anak, terutama ketika pelaku justru berasal dari lingkungan keluarga sendiri—orang yang seharusnya menjadi pelindung, bukan pemangsa.













