Petani Muda Arse Bergerak, Program Bagusi Didorong Melalui Pengembangan Jagung

Petani Muda Arse Bergerak, Program Bagusi Didorong Melalui Pengembangan Jagung | Newstv Indonesia
Petani Muda Arse Bergerak, Program Bagusi Didorong Melalui Pengembangan Jagung | Newstv Indonesia

Tapanuli Selatan, NEWSTV.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam mendorong sektor pertanian melalui program Bagusi kembali mendapat perhatian dari masyarakat. Kali ini, Kelompok Tani (KOPTAN) muda di Kelurahan Lancat, Kecamatan Arse, mengajak Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, untuk meninjau langsung lahan yang dipersiapkan sebagai kawasan pengembangan tanaman jagung.

Inisiatif tersebut dipelopori oleh Dismar Hasibuan, salah satu generasi muda yang aktif di bidang pertanian dan perkebunan. Bersama rekan-rekannya, Dismar menunjukkan keseriusan dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas jagung di wilayah Arse.

Gerakan tersebut mendapat pendampingan dari pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Tapanuli Selatan, di antaranya Amirsyam Rangkuti dan Riduan Harahap, yang selama ini aktif mendorong diversifikasi usaha pertanian di daerah.

Menurut Riduan Harahap, pengembangan tanaman jagung di Kelurahan Lancat merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda di sektor pertanian.

“Potensi lahan di kawasan ini cukup besar untuk pengembangan jagung. Kami berharap program ini dapat berjalan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk akses permodalan yang telah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan,” ujar Riduan saat mendampingi survei lokasi, Senin (22/06/2026).

Menanggapi undangan kelompok tani tersebut, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan validasi lahan yang direncanakan menjadi area pengembangan jagung.

Perjalanan menuju lokasi tidak mudah. Rombongan harus menempuh jalur yang cukup menantang dari Sipirok menuju Kecamatan Arse, melewati sejumlah ruas jalan yang rusak serta medan berbukit yang cukup terjal, termasuk kawasan sekitar Sungai Aek Siguti.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi sejumlah pengurus HKTI dan tokoh masyarakat setempat. Selain meninjau lahan di Kelurahan Lancat, rombongan juga melanjutkan survei ke wilayah Luat Harangan, Kecamatan Sipirok, yang dinilai memiliki potensi lahan pertanian dengan luas yang relatif sebanding untuk pengembangan komoditas jagung.

Riduan Harahap menyebutkan, pengembangan kawasan pertanian tersebut diharapkan dapat memperoleh dukungan permodalan dari perbankan, termasuk Bank Sumut, sebagaimana komitmen yang telah disampaikan pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian produktif.

Usai melakukan peninjauan dan berdialog dengan kelompok tani, rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi kedua di Luat Harangan. Puluhan kendaraan roda dua turut mengiringi kunjungan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan program ketahanan pangan di wilayah Tapanuli Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain mantan Ketua KNPI Tapanuli Selatan Sabban Saleh Hutasuhut, Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Arse Darma Panjaitan, unsur pemerintah kelurahan, serta para pegiat pertanian dan perkebunan dari Kecamatan Arse dan Sipirok.

Kegiatan ini menjadi salah satu gambaran sinergi antara pemerintah daerah, organisasi tani, dan masyarakat dalam mendorong penguatan sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tapanuli Selatan. (BMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *