Ada Apa, TMMD Reguler ke-128 Kulon Progo Ditanggapi Sejumlah Kalangan

Ada Apa, TMMD Reguler ke-128 Kulon Progo Ditanggapi Sejumlah Kalangan | Newstv Indonesia
Ada Apa, TMMD Reguler ke-128 Kulon Progo Ditanggapi Sejumlah Kalangan | Newstv Indonesia

Newstv.id, Kulon Progo – Memasuki hari kedua pelaksanaan program TMMD Reguler ke-128 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY, pasca dibuka oleh Bupati Kulon Progo, Rabu (22/4/2026) kemarin, kini mulai banyak kalangan, menanggapi program ini.

Ikhwal tanggapan sejumlah kalangan masyarakat Kalurahan Sidorejo tentunya hal positif karena program TMMD Reguler yang dilaksanakan Kodim 0731/Kulon Progo ini, misinya untuk percepatan pembangunan pedesaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah seorang tokoh masyarakat Sidorejo yang menanggapi TMMD Reguler di desanya ialah Sario Ahmad Sumadi (71). Tokoh masyarakat Sidorejo yang tinggal di Dusun Juruk tersebut program TNI membangun desa ini patut diapresiasi dan didukung semua pihak. Pasalnya, TMMD merupakan sebuah kegiatan yang tidak boleh dipandang sebelah mata.

“Saya bilang tidak boleh dipandang sebelah mata, karena hanya TNI yang bisa melakukan kegiatan fisik dan non-fisik seperti ini membaur kangaung dengan masyarakat. Dan, apa yang dikerjakan TNI hasilnya nyata bisa langsung dinikmati masyarakat,” ujar Sario Ahmad Sumadi ditemui di lokasi pengecoran jalan rabat beton di Dusun Juruk, Kamis (23/4/2026) pagi.

Sebagai tokoh masyarakat setempat, ia mengakui bahwa dirinya pantas menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI, jepada Panglima TNI, kepada Kasad, Pangdam, Danrem dan Dandim 0731/Kulon Progo.

Ungkapan terima kasih yang ia sampaikan ini mewakili masyarakat Sidorejo, khususnya Dusun Juruk, atas kerja keras TNI dalam membangun Kalurahan Sidorejo, Lendah. Sebagai warga sipil, Sario Ahmad mengaku bahwa TMMD ini berlangsung selama 30 hari ke depan. Dan, selama itu pula prajurit TNI ini telah rela berpisah dari keluarganya hanya datang jauh-juah untuk membangun Sidorejo.

Masih menurut Sario Ahmad yang juga pensiunan salah satu instansi pemerintah ini, mengakui jika program TMMD sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna meningkatkan akselerasi pembangunan pedesaan.

Mengingat momentum TMMD ini langka karena tidak setiap tahun, setiap bulan berfukir di desa mereka, maka Sario Ahmad pun ikut turun langsung membaur dengan TNI dan komponen masyarakat lainnya untuk bergotong-royong bersama mengerjakan kegiatan TMMD. (Islami)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *