News tv SUL-SEL Selama tiga hari ke depan, puluhan keris dan tombak pusaka dari peninggalan kerajaan disulawesi selatan dipamerkan. Pameran diikuti oleh kabupaten dan organisasi serta benda pusaka yang sengaja dipamerkan supaya memperkenalkan benda pusaka yang ada di Sulawesi Selatan

Menurut ketua Devisi seni budaya kiwal , benda-benda pusaka ini dipamerkan kehadapan masyarakat umum, untuk memamerkan bahwa Sulawesi Selatan memiliki warisan budaya berupa keris, tombak dan badik. Benda-benda pusaka ini seperti diketahui, merupakan saksi sejarah perlawanan antara pribumi melawan penjajah Belanda bersenjatakan keris dan tombak. Hingga kini benda-benda pusaka tersebut masih terawat dengan baik.

Kata ketua Devisi seni budaya kiwal Anto Mappakoe mengatakan pameran juga bermakna penajaman pikiran yang disimbolkan dengan mengupacarai benda-benda yang berkaitkan dengan unsur besi dan benda tajam lainnya.

Beliu juga mengatakan, keris dan badik yang sudah diakui sebagai warisan budaya benda dunia oleh UNESCO ini wajib dilestarikan. Apalagi menurutnya, rata-rata warga Bali memiliki peninggalan berupa keris dan benda pusaka lainnya.

Melalui pameran ini diharapkan, masyarakat kembali melestarikan benda-benda peninggalan sejarah, sebagai sebuah warisan budaya













