Cianjur – Memasuki hari ke-18 bulan suci Ramadan, suasana pasar tumpah yang berada di Kampung Sipon RT 03/01, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tampak semakin ramai dipadati pengunjung. Masyarakat dari berbagai wilayah sekitar bahkan dari luar daerah berdatangan untuk berbelanja berbagai kebutuhan menjelang waktu berbuka puasa. Minggu / 08/03/2026.

Sejak siang hari hingga menjelang sore, aktivitas jual beli di kawasan pasar tumpah tersebut terlihat begitu semarak. Para pedagang menawarkan berbagai kebutuhan pokok atau sembako, aneka buah-buahan segar, hingga bahan makanan yang biasa diolah sebagai menu berbuka puasa. Keramaian ini menjadi pemandangan yang khas setiap tahunnya saat bulan Ramadan tiba.
Warga memanfaatkan keberadaan pasar tumpah tersebut untuk mencari kebutuhan dapur dengan harga yang relatif terjangkau. Selain sembako seperti beras, minyak goreng, gula, telur, dan sayur-mayur, lapak-lapak pedagang buah juga ramai diserbu pembeli yang mencari bahan segar untuk dijadikan hidangan berbuka.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi. Meski menjalankan ibadah puasa, para pengunjung tetap sabar mengantre dan memilih barang yang mereka butuhkan. Suasana kebersamaan juga terasa hangat, di mana para pembeli dan pedagang saling bercengkerama menggunakan bahasa Sunda sehari-hari sambil sesekali bersenda gurau, atau yang biasa disebut masyarakat setempat dengan istilah “ngabeberang”.
Salah seorang pedagang mengungkapkan bahwa selama Ramadan, jumlah pembeli mengalami peningkatan cukup signifikan dibanding hari biasa. Banyak warga sengaja datang ke pasar tumpah untuk membeli bahan makanan yang akan diolah menjelang waktu berbuka puasa bersama keluarga.
“Kalau Ramadan seperti sekarang, pembeli jauh lebih ramai. Banyak yang mencari buah-buahan, sayuran, dan bahan untuk menu buka puasa,” ujar salah satu pedagang di lokasi pasar.
Keberadaan pasar tumpah di Kampung Sipon ini juga menjadi penggerak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Banyak warga yang memanfaatkan momen Ramadan untuk membuka lapak sementara dan menjual berbagai jenis kebutuhan pokok maupun makanan.
Meski ramai dipadati pengunjung, suasana pasar tetap berlangsung tertib dan kondusif. Para pembeli terlihat tetap menjaga kesabaran saat berbelanja, sembari menjalankan ibadah puasa hingga tiba waktu berbuka.
Keramaian pasar tumpah Haurwangi ini menjadi salah satu gambaran tradisi Ramadan di tengah masyarakat Cianjur, di mana aktivitas ekonomi dan kebersamaan warga berpadu dalam suasana yang penuh semangat dan kekeluargaan menjelang waktu berbuka puasa. ( Ruslan )













