Tapanuli Selatan, NEWSTV.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tapanuli Selatan ikuti kegiatan pelaksanaan Inspeksi Umum dan Inspeksi Khusus Keuangan Tahun 2025 yang dilakukan oleh Tim Pengawasan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, di Kantor Kejari Tapanuli Selatan, Sipirok, Tapsel, Jumat (09/05/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda nasional penguatan pengawasan internal di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia.
Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Muhammad Indra Muda Nasution, S.H., M.H., tampil sebagai figur sentral dalam kegiatan tersebut. Dalam pernyataannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan inspeksi bukan sekadar rutinitas, tetapi wujud nyata komitmen institusinya dalam menjaga integritas dan transparansi.
“Kami menyambut baik pelaksanaan inspeksi ini sebagai sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Dengan pengawasan yang objektif dan menyeluruh, kami berharap Kejari Tapanuli Selatan mampu menjadi teladan dalam tata kelola institusi yang profesional,” ujar Muhammad Indra Muda Nasution dalam keterangan singkat kepada wartawan, usai kegiatan berlangsung.
Inspeksi yang dilakukan meliputi empat aspek utama: kinerja institusional, pengelolaan anggaran, administrasi perkantoran, serta kedisiplinan pegawai. Setiap aspek dinilai berdasarkan indikator yang telah ditetapkan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI.
Dalam kegiatan yang berlangsung tertib dan sistematis tersebut, Tim Pengawasan Kejati Sumut turut mengapresiasi kesiapan dan keterbukaan Kejari Tapanuli Selatan dalam memberikan seluruh data dan dokumen yang diperlukan. Hal ini menunjukkan tingginya tingkat kepatuhan serta semangat untuk terus berbenah.
Muhammad Indra Muda Nasution, yang menjabat sebagai Kajari sejak tahun 2023, dikenal sebagai sosok reformis yang konsisten mendorong transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kerja. Di bawah kepemimpinannya, Kejari Tapanuli Selatan telah mencatat sejumlah capaian penting, termasuk peningkatan pelayanan hukum bagi masyarakat dan digitalisasi arsip perkara.
“Pengawasan internal bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil selaras dengan prinsip good governance. Ini adalah budaya yang harus dibangun bersama,” tambahnya.
Tak hanya itu, Indra juga menekankan pentingnya membangun integritas sebagai nilai utama dalam setiap lini pekerjaan. Menurutnya, keberhasilan institusi penegak hukum bukan hanya diukur dari penyelesaian perkara, tetapi juga dari kepercayaan publik yang terus dijaga.
Inspeksi tahun ini juga menjadi momen penting dalam pemetaan risiko kelembagaan, terutama menjelang semester kedua tahun anggaran 2025. Hasil dari inspeksi akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi peningkatan kinerja yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Tim Inspektorat Kejati Sumut dijadwalkan akan melanjutkan kegiatan serupa ke sejumlah Kejari lainnya di wilayah Sumatera Utara. Setiap laporan hasil inspeksi akan dikompilasi dan dilaporkan ke Kejaksaan Agung RI untuk ditindaklanjuti secara sistemik.
Dengan semangat BerAKHLAK dan visi Bangga Melayani Bangsa, Kejari Tapanuli Selatan bertekad terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Di bawah komando Muhammad Indra Muda Nasution, institusi ini bertransformasi menjadi model Kejari yang adaptif dan responsif terhadap dinamika zaman.
Dalam waktu dekat, Kejari Tapanuli Selatan juga akan meluncurkan program layanan hukum berbasis digital yang dirancang untuk menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Ini adalah bagian dari terobosan baru yang diinisiasi langsung oleh Indra dalam memperluas akses terhadap keadilan.
Kegiatan Inspeksi Umum dan Khusus ini menjadi penanda penting bahwa transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar jargon, tetapi telah menjadi praktik nyata dalam tubuh Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan. Sosok Kajari Muhammad Indra Muda Nasution pun semakin menguat sebagai pemimpin visioner dalam ranah penegakan hukum nasional. (Andi Hakim Nasution)













