LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia Sulawesi Tengah Gelar HUMM Spesial Kemerdekaan, Bahagiakan Santri, Yatim, dan Penghafal Al-Qur’an
Newstv.id – SIGI,SULTENG — Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia (BMI) Sulawesi Tengah menggelar kegiatan Hadiah Untuk Muslim dan Muslimah (HUMM) Spesial Kemerdekaan bersama santri, anak yatim, dan penghafal Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 22 Agustus 2026, bertempat di Taman Jati, Desa Langaleso, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Sebanyak 50 santri, yatim, dan penghafal Al-Qur’an dari Pondok Pesantren Tetada Kalimasada, Kota Palu, turut menjadi peserta dalam kegiatan yang dirancang sebagai momentum kebahagiaan dan kebersamaan.


Selain peserta, kegiatan ini juga melibatkan 28 panitia dan amil LAZ BMI yang turut mendampingi seluruh rangkaian acara.
Dalam kegiatan tersebut, LAZ BMI Sulawesi Tengah membagikan 50 paket HUMM, masing-masing berupa tas yang berisi berbagai kebutuhan sehari-hari santri. Pemberian paket ini menjadi salah satu bentuk perhatian dan kepedulian kepada anak-anak yang selama ini memiliki keterbatasan untuk mendapatkan pengalaman rekreasi dan hiburan seperti anak-anak pada umumnya.

Kegiatan HUMM Spesial Kemerdekaan tidak hanya diisi dengan pembagian hadiah. Para peserta diajak mengikuti berbagai lomba semarak kemerdekaan, menikmati hidangan dengan menu terbaik, serta bermain dan berenang bersama di kolam yang tersedia di lokasi kegiatan.

Kepala KPP LAZ BMI Sulawesi Tengah, Zulkarnain, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar LAZ BMI dalam menjalankan semangat 3M: Memuliakan, Melayani, dan Membahagiakan.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bagian dari semangat 3M, yaitu Memuliakan, Melayani dan Membahagiakan santri, yatim dan penghafal Al-Qur’an. Anak-anak kita ini sangat jarang merasakan kegiatan yang sifatnya menghibur seperti ini. Karena itu, melalui HUMM Spesial Kemerdekaan, kami ingin menghadirkan ruang kebahagiaan, kebersamaan dan pengalaman yang mungkin akan menjadi kenangan baik bagi mereka,” ujar Zulkarnain.
Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya dimaknai dengan berbagai kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menghadirkan kebahagiaan dan kesempatan yang setara bagi anak-anak untuk menikmati masa tumbuh kembang mereka.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Tetada Kalimasada, Irzan Irwis Y. Paon, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai HUMM Spesial Kemerdekaan memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kegiatan seremonial.
“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi gerakan kepedulian kepada anak yatim yang saat ini belum tentu bisa merasakan kebahagiaan seperti yang dirasakan anak-anak lainnya. Semoga Allah membalas kebaikan dari semua pihak yang terlibat, mulai dari para donatur sampai kepada pelaksana kegiatan,” ungkap Irzan.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keceriaan. Para santri mengikuti lomba-lomba dengan antusias, menikmati makan bersama, hingga menutup kegiatan dengan berenang di kolam yang tersedia di Taman Jati.
Melalui HUMM Spesial Kemerdekaan, LAZ Baitulmaal Munzalan Indonesia Sulawesi Tengah berharap semakin banyak pihak yang tergerak untuk mengambil bagian dalam menghadirkan kebahagiaan bagi santri, yatim, dan para penghafal Al-Qur’an.
Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi energi untuk terus berbagi, peduli, dan menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.













