Tapanuli Selatan, NEWSTV.ID — Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan kembali menyelenggarakan Apel Pagi sebagai bagian dari konsolidasi internal dan penguatan kinerja aparatur dalam memberikan layanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berintegritas. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Ismail Saleh, S.Kom., dan diikuti oleh seluruh unsur pegawai, meliputi ASN, PPPK, PPNPN, serta ASK Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (03/12/2025)
Dalam arahannya, Ismail Saleh menekankan pentingnya menjaga semangat pelayanan publik yang selaras dengan nilai-nilai BerAKHLAK, budaya kerja Tapsel CeRIA, serta visi Kementerian ATR/BPN tentang layanan pertanahan yang modern, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran untuk tetap responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat, terutama dalam penguatan data spasial, penataan kawasan, dan berbagai program strategis Kementerian ATR/BPN.
“Apel pagi bukan hanya rutinitas, melainkan momentum memastikan konsistensi kinerja, sinergi antar-substansi, dan kesiapan seluruh pegawai menghadapi tantangan pelayanan pertanahan ke depan,” ujar Ismail Saleh dalam arahannya.
Seluruh pegawai diminta menjaga integritas, memperkuat komunikasi publik, serta mempercepat berbagai agenda layanan, termasuk perbaikan kualitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat melalui kanal digital. Hal ini menjadi penting mengingat Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan masuk dalam jajaran satuan kerja yang aktif mendorong modernisasi layanan, sejalan dengan tagline “Melayani, Profesional, Terpercaya.”
Apel pagi tersebut juga menjadi ruang penguatan budaya kerja kolaboratif, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan layanan pertanahan di wilayah Tapanuli Bagian Selatan. Dengan berbagai program strategis seperti penataan akses reform, sertipikasi sistematis, pengendalian pemanfaatan ruang, hingga optimalisasi pelayanan digital, Kantor Pertanahan Kabupaten Tapanuli Selatan terus menegaskan komitmennya sebagai ujung tombak Kementerian ATR/BPN di daerah.
Jurnalis: Andi Hakim Nasution