Pasar Tradisional Embatau Menyediakan Pernak-Pernik Kearifan Lokal

Pasar Tradisional Embatau Menyediakan Pernak-Pernik Kearifan Lokal | NEWS TV
Pasar Tradisional Embatau Menyediakan Pernak-Pernik Kearifan Lokal | NEWS TV

TORAJA UTARA, NEWSTV.ID – Memajukan pariwisata dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Masyarakat Desa Embatau, Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pemerintah setempat mendukung digelarnya pasar tradisional yang bertemakan “Wisata Produk Kearifan Lokal”, Minggu (12/2/2023).

Kepala Desa Embatau, Rio mengatakan, sebagai pemerintah setempat sangat mendukung digelarnya pasar tradisional untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Masyarakat, khususnya warga Embatau.

“Berbagai macam usaha yang di perjual belikan, seperti cangkir kayu berukir, miniatur rumah adat toraja, Sepu’, parang asli toraja serta pernak pernik, dan semua produk hasil kerajinan tangan kearifan lokal. Selain itu juga terdapat sayur-sayuran segar,” urainya.

Terkait pasar bertema wisata, Rio menjelaskan, selain pasar tradisional, ada beberapa objek wisata menarik di Desa Embatau, saat ini sementara dikembangkan, maka dari itu mengangkat tema wisata, agar sejumlah wisata dapat diketahui masyakat luas.

Semoga dengan terbangunnya wisata di Desa Embatau dapat meningkatkan ekonomi warga sekitar.

“Melalui pasar tradisional dengan tema “Wisata Produk Kearifan Lokal” bisa memperkenalkan obyek wisata di Desa Embatau ini. Bukan hanya kerajinan tangan kearifan lokal saja yang dikenal dikalangan luas, tapi obyek wisata juga perlu diperkenalkan, sehingga perekonomian warga Embatau meningkat,” tuturnya.

Salah satu penjual di pasar wisata Desa Embatau, Ester Salubongga mengatakan, pasar tradisional yang dibuka oleh pemerintah Desa cukup membantu masyarakat untuk menjual hasil bumi dan kerajinan tangan yang diproduksi sendiri.

“Sangat membantu adanya pasar wisata, hasil bumi serta kerajinan tangan bisa dijual disini, dan tidak harus repot membawa jualan ke kota lain dengan biaya cukup besar, inilah inovasi pemerintah Desa terhadapat warganya,” ucapnya.

Ester menambahkan, kiranya pemerintah bisa memberikan bantuan modal usaha kepada warga, agar produksi kerajinan lokal bisa terus diproduksi dan dijual ke pasar, sebab di wilayah ini banyak bakat kemampuan membuat kerajinan tangan, seperti miniatur rumah adat toraja, dan pandai besi (parang).

“Semoga ada bantuan, baik itu dari Desa, Kecamatan, Kabupaten maupun dari pusat, untuk modal pendampingan, agar kami bisa terus berjualan dipasar wisata,” harap pedagang pernak-pernik asli toraja.

Diketahui, pasar wisata tammuan rante embatau, ide dari pemerintah Desa Embatau yang bekerjasama dengan mahasiswa KKN Unhas angkatan 109, untuk mengangkat kearifan lokal dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pasar tradisional tersebut diserbu warga untuk membeli kebutuhan dapur serta pernak-pernik hiasan dindin dan meja. (Red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *