News  

SD Inpres Salimbongan Terendam Air, Ini Kata Kepseknya

SD Inpres Salimbongan Terendam Air, Ini Kata Kepseknya | NEWS TV
SD Inpres Salimbongan Terendam Air, Ini Kata Kepseknya | NEWS TV

PINRANG Newstv – Akibat volume curah air hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah rumah warga dan fasilitas pemerintah terendam air karena banjir. Termasuk SD Inpres Salimbongan tak lepas dari kepungan banjir. Termasuk rumah warga di Desa Ulusaddang, Kecamatan Lembang kabupaten Pinrang terendam Air setinggi 150 cm. Banjir yang melanda pada Jum’at Petang (20/1/2022) pukul 15:20 waktu setempat, mengakibatkan sejumlah sarana di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Salimbongan rusak dan tidak dapat difungsikan.

SD Inpres Salimbongan Terendam Air, Ini Kata Kepseknya | NEWS TV
SD Inpres Salimbongan terendam akibat banjir / Dok. News TV – Ardhy

Dari informasi, penyebab banjir bandang yang menerjang sekolah dan pemukiman warga ini, akibat curah hujan dengan volume tinggi. Sehingga mengakibatkan sungai kecil yang ada di wilayah itu meluap karna tidak mampu menampung air yang cukup besar.

SD Inpres Salimbongan Terendam Air, Ini Kata Kepseknya | NEWS TV

Kepala SDI Salimbongan, Samsuar S.Pd., M.Pd saat dikonfirmasi media Newstv Via WhatsApp mengatakan, Lokasi Sekolah ini dekat dari Sungai dan ketika hujan deras di hulu  disertai sumber air dari segala arah, maka sungai ini pasti meluap. Karna tidak mampu menampung air yang banyak dikarenakan pelarian air yang sangat sempit.

SD Inpres Salimbongan Terendam Air, Ini Kata Kepseknya | NEWS TV
salah satu sarana sekolah SD Inpres Salimbongan rusak akibat terndam air dan lumpur / Do. News TV – Ardhy

“Lanjut Samsuar, Volume air cukup tinggi sekitar,150 cm menggenangi sekolah ini, tapi hanya berlangsung sekitar setengah Jam saja air sudah surut.”, Tuturnya.

“Samsuar menambahkan, “Satu kesyukuran karna banjir terjadi pada sore hari sekitar pukul 15:00, bukan saat jam pelajaran”. Pungkasnya.

Dampak Banjir di SD Inpres Salimbongan

Untuk diketahui, dampak banjir bandang yang dialami SDI Salimbongan mengakibatkan sarana prasarana yang ada di sekolah itu, seperti Buku-buku pelajaran, speaker aktif, Printer rusak semua, serta sebahagian bangku dan meja terbawa arus air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *