Madina,
Salah seorang Oknum Kades di kecamatan Siabu kabupaten Mandailing Natal viral di media sosial di duga telah melindungi Bos tambang emas ilegal sekaligus pemasok bahan bakar dan juga logistik di lokasi pertambangan ilegal tersebut,mengutip dari pemberitaan salah satu media on line yaitu mnctvano pada 14/05,dini hari
Dugaan ini terungkap dari kasus pengeroyokan saudara Lesmanan Halawa, korban penganiayaan di lokasi pertambangan ilegal di kecamatan Siabu kabupaten Mandailing Natal dan kini Korban masih terus berjuang untuk mencari keadilan atas kejadian penganiayaan yang menimpa dirinya pada tahun 2022 lalu, ironisnya sudah 3 tahun kasus ini namun sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian secara hukum
Padahal Lesmana Halawa telah melaporkan kejadian yang menimpa dirinya kepada pihak yang berwajib namun proses hukum tidak berjalan sebagaimana mestinya padahal sudah satu kali Kapolres Mandailing Natal berganti tapi pelaku penganiayaan terhadap dirinya belum juga tersentuh hukum,” ujarnya
Lesmana menduga lambannya penanganan kasus yang menimpa dirinya adanya praktik setoran liardi lokasi tambang tambang emas ilegal , terhadap oknum aparat penegak hukum disana.
Selain itu berbeda informasi di media sosial dan percakapan WhatsApp Oknum Kades Muara Batang Angkola inisial W S di duga turut serta memasok bahan bakar dan juga logistik ke lokasi pertambangan ilegal tersebut serta Lesmanan menduga Oknum Kades Muara Batang Angkola telah menerima uang sebesar 30 juta rupiah agar tutup mulut dari 2 orang pelaku penganiayaan agar tutup mulut dan supaya mendukung aktivitas tambang emas ilegal tersebut “paparnya
(Tim)











