News.id, Magelang – Pengamanan arus mudik dan perayaan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Magelang, resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 yang berlangsung di Stadion Amarta, Jalan Soekarno – Hatta, Magelang, Kamis (12/3/2026).
Apel Gelar Pasukan ini dimulai pukul 08.00 WIB ini dipimpin oleh inspektur upacara (Irup) Bupati Magelang, Grengseng Pamuji didampingi Kapolresta Magelang Kombes Pol Herbin Sianipar, SIK, SH dan Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rahman.
Momentum ini juga dihadiri Forkopimda Kabupaten Magelang, para pejabat utama Polresta Magelang dan para Kapolsek serta pimpinan OPD terkait.
Untuk diketahui, Apel Gelar Pasukan ini menjadi penanda dimulainya Operasi Ketupat Candi 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Operasi Ketupat Candi kali akan berlangsung selama 14 hari, mulai 13 hingga 24 Maret 2026.
Peserta apel tersebut diikuti unsur TNI dari Kodim 0705/Magelang, personel Sub Denpom IV/2-1 Magelang, Polri, Dishub, Satpol PP, Senkom, dan Pemadam Kebakaran.
Bupati Grengseng Pamuji yang membacakan sambutan tertulis Kapolri menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan langkah awal untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana dalam mendukung pengamanan mudik serta perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.
“Apel ini merupakan pengecekan kesiapan pasukan sekaligus koordinasi lintas sektoral sehingga perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan baik, tertib dan nyaman,” ujar Kapolri dalam amanatnya dibacakan Bupati Magelang.
Masih sambutan Kapolri bahwa perayaan Idul Fitri 1457 Hijriah tinggal menghitung hari. Karena itu, momentum ini diharapkan dapat mendorong pergerakan ekonomi rakyat melalui pergerakan tradisi mudik lebaran dan arus balik pasca lebaran.
Terlihat Operasi Ketupat yang digelar setiap menjelang lebaran Idul Fitri adalah bagian kesiapan kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
“Kami memastikan seluruh personel, sarana, serta pola pengamanan telah disiapkan dengan maksimal agar masyarakat dapat mudik dengan aman dan kembali berkumpul bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan,” kata Kapolresta Magelang.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik serta mematuhi aturan lalu lintas demi menghindari risiko kecelakaan di jalan.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu berhati-hati di jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” tambahnya.
Dikemukakan oleh Kapolresta Magelang, Operasi Ketupat Candi sendiri merupakan operasi kemanusiaan yang berfokus pada pengamanan jalur mudik, pusat keramaian, tempat ibadah, serta berbagai titik strategis yang berpotensi menimbulkan kerawanan selama masa libur lebaran. (Hmi)













