Hendak Mancing, Seorang Anak Melihat Sosok Mayat Tergantung di Bawah Jembatan

Hendak Mancing, Seorang Anak Melihat Sosok Mayat Tergantung di Bawah Jembatan | NEWS TV
Hendak Mancing, Seorang Anak Melihat Sosok Mayat Tergantung di Bawah Jembatan | NEWS TV

Makassar – News TV, Hendak mancing di bawah jembatan, Seorang anak bersama saudaranya melihat seorang sosok mayat tergantung. Penemuan mayat tergantung yang diduga bunuh diri ini bertempat di Jembatan Jalan Baru tembusan Dr. Limena, Kelurahan Tamalanrea Jaya, Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar, Kamis, 12 Januari 2022 sekitar Pukul 11.00 Wita.

Dari pantauan Media News TV, korban tergantung dengan menggunakan seutas tali plastik warna hijau tua ± 4 meter yang diikat pada dinding besi jembatan.

Informasi lebih lanjut reporter media NEWSTV di lapangan, diketahui identitas korban bernama Budi Utomo, laki-laki kelahiran Tamalea, 06 November 1982, pekerjaan Wiraswasta, beralamat di Jalan Kelapa, Desa Binanga Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

Sementara itu, saksi lainnya Fitra, bersama sudaranya (Imam) kembali ke rumahnya untuk memberitahukan peristiwa yang dilihat, yakni ada seseorang tergantung di bawah jembatan. Sekitar pukul 11.00 wita saksi mengajak orang tuanya (Bapaknya-red) bernama Tuan Muda pergi mengecek dan benar melihat ada seorang laki-laki yang tidak dikenalnya dengan posisi tergantung dengan tali terikat di leher di bawah jembatan dan sudah meninggal dunia.

Saksi lainnya yang merupakan Buruh bangunan bernama Tuan Muda yang merupakan orang tua dari saksi sebelumnya. Menjelaskan, awalnya dirinya berada di rumah sekitar pukul 11.00 wita anak saya yg bernama Iman dan Fitra memanggil saya dan menyampaikan kepada saya.

“Ada orang loncat turun dari jembatan, sayapun bersama anak saya pergi mengecek dan benar saya melihat ada seorang laki-laki yang saya tidak kenal dengan posisi tergantung tali terikat di leher di bawah jembatan sudah meninggal dunia.”, Jelasnya.

Respon Cepat Polsek Tamalanrea dan Polrestabes Makassar

Tak lama berselang, atau sekitar Pukul 12.00, Wita. Piket SPK -T bersama Piket Pungsi Polsek Tamalanrea, dipimpin KANIT RESKRIM AKP NUR TCAHYANA, PAWAS AIPTU SUDIRMA dan KSPKT AIUPTU PIPIT TRISUNARYADI tiba di TKP. Selanjutnya mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, dan berkoordinasi dengan Tim INAFIS Polrestabes Makassar dan DOKPOL RS. Bhayangkara Polda Sulsel.

Sekitar 40 menit kemudian, Tim INAFIS Polrestabes Makassar tiba di TKP dan langsung melakukan olah TKP, Identifikasi Jenazah dan Dokumentasi.

Pukul 13.15, Wita. Tim Sar Unhas dipimpin oleh Rezki tiba juga di TKP, selanjutnya melakukan Evakuasi Jenazah Lelaki tanpa identitas. Disusul Tim Dokpol Rs. Bhayangkara Polda Sulsel tiba di TKP, selanjutnya melakukan olah TKP, Identifikasi Jenazah dan Dokumentasi.

Tim melakukan Evakuasi Terhadap Korban

Sekitar pukul 13.45 wita mobil Gran milik Direktorat Samapta Polsa tiba di TKP untuk melakukan evakusi mayat korban. Namun sudah berhasil dievakuasi oleh Tim Dokpol Polda Sulsel bersama Tim Sar Unhas.

Sekitar pukul 13.50 Wita. Jenasah Lelaki BUDI UTOMO korban ditarik keatas jembatan dari TKP gantung diri dan dimasukan kedalam kantong jenasah dan dinaikkan ke atas mobil ambulance Tim Dokpol Polda Sulsel.

Sekitat pukul 14.00 wita jenasah korban dibawa oleh Tim Dokpol Polda Sulsel dengan menggunakan mobil Ambulance ke Rs. Bhayangkara Polda Sulsel.

Laporan: Faisal
Editor: Thamrin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *