Padangsidimpuan, NEWSTV.ID — Sebagai bagian dari agenda nasional, Kementerian Agama Republik Indonesia secara serentak melantik 71.336 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 pada Senin (26/05/2025). Pelantikan ini merupakan tonggak penting dalam penguatan pelayanan publik berbasis nilai-nilai agama dan profesionalisme ASN Kemenag.
Pelantikan tersebut berlangsung secara hybrid, dipimpin langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., dari Jakarta. Di Kota Padangsidimpuan, pelantikan daring dipusatkan di Aula Masjid Al Abror Kota Padangsidimpuan , diikuti oleh 127 PPPK Kemenag Kota Padangsidimpuan dari berbagai satuan kerja.
Kota Padangsidimpuan sendiri menorehkan peran signifikan dalam pelaksanaan pelantikan ini. Bertempat di Aula Masjid Al Abror Kota Padangsidimpuan, prosesi penyerahan SK PPPK dilangsungkan secara khidmat, dipimpin oleh Plh. Kepala Kantor, H. Maralias Siregar, S.Ag.
Dalam sambutannya, H. Maralias Siregar menyampaikan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial administratif, tetapi merupakan tonggak penting yang menandai transformasi status dari peserta seleksi menjadi aparatur negara yang resmi dan sah. Ia menekankan bahwa pelantikan ini adalah awal dari tanggung jawab moral dan profesional yang besar di hadapan masyarakat dan negara.
“Pelantikan ini adalah titik berangkat dari perjalanan panjang sebagai pelayan umat. Saudara-saudari kini bukan hanya pemilik SK, tapi pemegang amanah bangsa. Gunakan jabatan ini untuk memberi manfaat dan menjadi teladan,” ujar Maralias dengan nada penuh semangat.
Ia juga menambahkan bahwa proses seleksi PPPK Kemenag yang ketat dan transparan mencerminkan semangat meritokrasi yang dijunjung tinggi oleh instansi Kementerian Agama. Dari total 89.781 formasi nasional, tingkat kelulusan mencapai 99,92%, sebuah pencapaian luar biasa dalam sejarah seleksi ASN.
Secara nasional, selain pelantikan, para PPPK juga turut serta dalam aksi simbolik penanaman 71.336 bibit pohon sebagai bagian dari gerakan penguatan ekoteologi, sebuah inisiatif Menteri Agama yang menekankan keterkaitan antara iman, lingkungan hidup, dan keberlanjutan. Aksi ini mencerminkan semangat ASN Kemenag dalam menjaga keseimbangan alam dan spiritualitas.
H. Maralias Siregar turut mengapresiasi gerakan ini. Menurutnya, inisiatif ini bukan hanya simbolis, melainkan bentuk nyata dari nilai agama yang hidup dan diterapkan dalam keseharian ASN. “Pelayanan publik yang baik harus berangkat dari hati yang bersih dan lingkungan yang lestari,” tegasnya.
Dalam suasana penuh haru dan bangga, para PPPK penerima SK di lingkungan Kemenag Kota Padangsidimpuan menyampaikan rasa syukur dan siap mengemban tugas dengan dedikasi tinggi. Mereka menyadari bahwa status sebagai PPPK bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari misi pelayanan yang panjang.
H. Maralias mengingatkan kepada seluruh PPPK untuk senantiasa menjaga integritas, etika, dan profesionalitas, baik dalam tugas formal maupun dalam keseharian, termasuk dalam penggunaan media sosial. Ia menekankan pentingnya menjadi teladan di tengah masyarakat, sejalan dengan pesan Menteri Agama.
“Kita bukan hanya dituntut untuk bekerja, tapi juga memberi makna dalam kerja. Jadilah ASN Kemenag yang religius, ramah, dan responsif. Jangan pernah abaikan etika dan jangan berhenti belajar,” katanya menutup sambutan.
Di akhir acara, penyerahan SK dilakukan secara khidmat oleh H. Maralias kepada PPPK. Suasana haru dan bangga menyelimuti aula kantor. Para pegawai yang baru dilantik pun menyatakan siap mengabdi sepenuh hati.
Kegiatan ini diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan tugas dan pengabdian para PPPK yang baru saja diangkat. Momen ini tidak hanya memperkuat komitmen ASN di lingkungan Kemenag, tetapi juga mengukuhkan peran Kemenag Kota Padangsidimpuan dalam mendukung program nasional dengan semangat kebersamaan.
Dengan kepemimpinan yang humanis dan visioner dari Kakan Kemenag Kota Padangsidimpuan, membuktikan komitmen sebagai institusi yang terus bergerak maju, menghadirkan pelayanan yang inklusif, berkualitas, dan berlandaskan nilai-nilai agama.
Jurnalis: Andi Hakim Nasution













