NEWSTV.ID PINRANG- Puluhan unit rumah warga di Kabupaten Pinrang rusak akibat diterjang bencana angin kencang pada, Jum’at malam (7/7/2023).Di mana puluhan rumah itu rata-rata mengalami kerusakan pada bagian atapnya.
Berdasarkan informasi yang diterima NewsTV.id, Data sesuai assessment kejadian bencana angin kencang oleh TRC BPBD bersama TNI- Polri, yang terdampak ada di wilayah terdampak bencana angin kencang terjadi di enam (6) kecamatan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pinrang Dr. Rhommy Manule saat dikonfirmasi NewsTV melalui Via WhatsApp pada Sabtu(8/7/2023) mengatakan “Untuk data sementara total ada sekitar 15 unit rumah warga yang rusak akibat bencana angin kencang yang terjadi pada Jum’at malam.”
“Angin kencang terjadi di Enam (6) kecamatan, tercatat laporan dan data masuk, Kecamatan Patampanua, Kecamatan Cempa, Kecamatan Lanrisang,
Kecamatan Watang Sawitto, Kecamatan Mattiro Bulu, dan Kecamatan Suppa,” ujar Rhommy
“Saat ini data terdampak angin kencang masih bisa bertambah, sambil menunggu laporan masuk dan verifikasi lapangan”Pungkasnya
“Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa tersebut,” ungkap Rhommy
“Bagi masyarakat yang terdampak bencana angin kencang ini,agar dapat bersabar dan tetap waspada, sementara masih dilakukan pendataan dan akan segera dilakukan penanganan darurat,” harapnya
Untuk diketahui,jumlah rumah rusak akibat diterjang angin kencang dan berada di wilayah kecamatan yakni :”
-Kecamatan Lanrisang ada 3 unit rumah dengan Kondisi rusak berat (RB) dan 2 unit rumah dengan kondisi rusak ringan(RR)
– Kecamatan Watang Sawitto,2 unit rumah rusak berat (RB) dan rusak ringan (RR)
-Kecamatan Cempa,2 unit rumah dengan kondisi rusak berat (RB)
-Kecamatan Suppa sebanyak 2 unit rumah kondisi rusak ringan (RR)
– Kecamatan Patampanua sebanyak 1 unit rumah kondisi rusak ringan (RR)
-Kecamatan Mattiro Bulu 1 unit tempat usaha pencucian mobil dengan kondisi rusak berat (RB)
Dalam peristiwa tersebut,Tim reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat assessment di wilayah kecamatan, yang terdampak bersama aparat TNI-POLRI sampai Sabtu (8/7) sore menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan siaga terhadap cuaca yang masih ekstrem saat ini.
Penulis @RD













