Setahun MBG Berjalan, 600 Lebih Siswa SMPN 1 Ngluwar Belum Nikmati Makan Gratis

Newstv.id, Magelang – Setahun sudah berjalan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di negeri ini. Pihak pengelola pun sudah melakukan perluasan MBG meliputi anak, ibu hamil dan Balita bahkan tenaga kependidikan.

 

Namun, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Magelang justru memunculkan kecemburuan sosial. Berapa tidak, hingga kini ternyata masih banyak sekolah dan ribuan siswa belum bisa merasakan lezatnya suguhan menu MBG tersebut.

 

Di SMPN 1 Ngluwar saja, misalnya, sebanyak 600 lebih siswa di sekolah ini belum sama sekali mendapat makan gratis dari program pemerintah.

 

Banyak orang tua siswa SMPN 1 Ngluwar berharap program MBG bisa segera melayani putra-putrinya di sekolah tersebut. Hal itu didambakan para orang tua agar ada pemerataan, dan tinggal menimbulkan kecemburuan sosial. Sekaligus, agar tujuan MBG ini tercapai sebagai program pemenuhan gizi generasi muda guna mencapai Indonesia Emas 2045 mendatang.

 

“Sebagai orang tua sih, ya kami ingin MBG ini segera melayani anak-anak kami di SMPN 1 Ngluwar supaya adil, merata dan tidak jadi penonton. Kan kami juga warga Indonesia, memilih Prabowo-Gibran,” ujar sejumlah orang tua siswa SMPN 1 Ngluwar diwawancarai disela menjemput putra-putrinya pulang sekolah, Jumat (23/1/2026).

 

Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Independen (IWI) Jawa Tengah, Sriyanto, S,Pd, MH mengatakan bahwa pengelola MBG tidak hanya menggaungkan pelayanan distribusi makan gratis ini di sekolah-sekolah yang telah dilayani.

 

“Kenapa dikatakan begitu, teriak-teriak mengenai distribusi MBG tapi yang harus diperhatikan adalah rasa keadilan karena masih ada siswa yang belum merasakan MBG,” katanya.

 

Ketua IWI Jateng ini menegaskan bahwa yang harus diperhitungkan oleh pengelola MBG adalah implementasi di lapangan karena sejauh ini belum menunjukkan pemerataan.

 

‘Ketimpangan antar sekolah masih tampak, terutama antara wilayah perkotaan dan kecamatan pinggiran. Ya, seperti di SMPN 1 Ngluwar ini, belum dapat santai sekali padahal tidak jauh dari wilayah itu sudah ada sekolah yang mendapat MBG setiap hari,” terang Ketua IWI Jateng.

 

Sementara itu, seorang Petugas Satuan Pengamanan (Satpam) SMPN 1 Ngluwar juga mengakui jika di sekolah tempat dia bekerja ini belum mendapatkan MBG.

 

“Belum ada masuk MBG di sekolah ini. Alasannya, saya tidak tahu,” katanya.

 

Senada dengan seorang ibu guru SMPN tersebut juga mengakui belum ada MBG masuk di sekolahnya. Ia mengatakan tidak pasti kenapa MBG ini belum ada masuk ke SMPN 1 Ngluwar.

 

“Belum tahu pasti. Saya dengar-dengar pihak SPPG yang akan melayani siswa disini masih mengajukan izin ke Dinas Kesehatan. Gitu sih, saya dengar,” tutup sambari pamit karena sedang ada kunjungan Pengawas Sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang, Jumat (23) 1/2026). (HMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *