Sinergi Penegakan Hukum: Kejari Tapanuli Selatan Terima Kunjungan Komandan Batalyon C Brimob Polda Sumut

Sinergi Penegakan Hukum: Kejari Tapanuli Selatan Terima Kunjungan Komandan Batalyon C Brimob Polda Sumut | NEWS TV Indonesia
Sinergi Penegakan Hukum: Kejari Tapanuli Selatan Terima Kunjungan Komandan Batalyon C Brimob Polda Sumut | NEWS TV Indonesia

Tapanuli Selatan, NEWSTV.ID — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapanuli Selatan, Muhammad Indra Muda Nasution, S.H., M.H., menerima kunjungan kehormatan dari Komandan Batalyon C Brimob Polda Sumatera Utara yang baru, Kompol. Zainal Muklisin, S.H. Kunjungan ini berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, pada Senin (26/05/2025), dan menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan antara institusi penegak hukum dan aparat keamanan.

Kunjungan kerja tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi wadah dialog konstruktif antara dua pimpinan daerah yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga supremasi hukum dan stabilitas keamanan. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kedua tokoh membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan penegakan hukum, keamanan wilayah, dan sinergi antar-lembaga.

Muhammad Indra Muda Nasution, S.H., M.H., dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi lintas sektor dalam menciptakan pelayanan publik yang efektif dan berintegritas. “Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga stabilitas daerah melalui penegakan hukum yang tegas namun humanis,” ujarnya.

Sosok Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan ini memang dikenal luas sebagai pemimpin yang mengedepankan kolaborasi. Di bawah kepemimpinannya, Kejari Tapsel menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas pelayanan hukum, pemberantasan tindak pidana korupsi, serta penanganan perkara yang cepat dan akuntabel.

Sementara itu, Kompol. Zainal Muklisin, S.H., sebagai Komandan Batalyon C Brimob yang baru, menyatakan kesiapannya untuk menjalin sinergi lebih erat dengan pihak Kejaksaan. “Kami memahami bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dilakukan sendiri. Diperlukan koordinasi yang kuat dengan institusi lain, termasuk Kejaksaan,” ujarnya.

Kompol. Zainal merupakan perwira menengah Polri yang telah mengemban berbagai penugasan di lingkungan Korps Brimob. Karakternya yang tegas dan terbuka dinilai mampu memperkuat kehadiran Brimob di tengah masyarakat sebagai pelindung rakyat dan penegak ketertiban.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kejaksaan turut didampingi oleh jajaran pejabat struktural, yakni Kepala Seksi Intelijen, Obrika Yandi Simbolon, S.H.; Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Daniel Tulus Marulitua Sihotang, S.H., M.H.; Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Ivan Darmawulan, S.H.; dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara, Ricky Tohom Adolf Pasaribu, S.H., M.H.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini menghasilkan sejumlah komitmen bersama, antara lain peningkatan koordinasi dalam penanganan perkara yang melibatkan unsur keamanan, pendampingan hukum terhadap personel Brimob dalam tugas operasional, serta kerja sama intelijen untuk pencegahan gangguan kamtibmas.

Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan dan Batalyon C Brimob juga menyepakati pentingnya pendekatan restoratif dalam menangani konflik horizontal di masyarakat. Pendekatan ini dinilai lebih efektif dalam menjaga harmoni sosial, terutama di daerah yang memiliki keragaman budaya dan kepentingan.

Langkah konkret yang akan segera ditindaklanjuti adalah pembentukan tim koordinasi terpadu yang melibatkan unsur kejaksaan dan brimob dalam menangani kasus-kasus yang bersinggungan antara ranah hukum dan keamanan. Tim ini diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merespons dinamika hukum secara cepat dan tepat sasaran.

Selain itu, kedua pihak juga menjajaki kemungkinan kerja sama dalam program edukasi hukum dan keamanan untuk masyarakat, khususnya generasi muda. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum di tingkat akar rumput sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.

Kunjungan ini menjadi bagian dari ikhtiar berkelanjutan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, aman, dan melayani. Keberadaan Kejaksaan dan Brimob sebagai mitra strategis negara di daerah dinilai sangat vital dalam menjaga keutuhan bangsa dan tegaknya supremasi hukum.

Sebagai penutup, Muhammad Indra Muda Nasution menegaskan bahwa sinergi antara Kejaksaan dan Brimob bukan hanya soal koordinasi teknis, tetapi lebih jauh menyangkut tanggung jawab moral untuk membangun daerah yang adil dan sejahtera. “Sinergi ini adalah fondasi kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan negara,” pungkasnya.

Jurnalis: Andi Hakim Nasution

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *