Newstv.id, Kulon Progo – Ibu Painem, warga Padukuhan Kwarakan Rukun Tetangga (RT), 71 Kalurahan Sidorejo, Lendah, Kabupaten Kulon Progo, DIY, usianya boleh 71 tahun. Tetapi, meski menginjak usia 71 tahun tidak menyurutkan semangatnya, untuk ikut bergotong royong bersama prajurit TNI dari tiga matra (AD, AL dan AU) bersama warga lainnya melaksanakan kegiatan fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0731/Kulon Progo.
Sebagai ibu rumah tangga biasa, Painem hadir bersama Jumijem 69 tahun, warga RT 71 Kwarakan di lokasi pekerjaan TMMD, bergotong royong menyelesaikan pembuatan talud di Jalan RT.73 Kwarakan.
Tanpa menghiraukan tenaga dan keterbatasan usianya, Ibu Painem dan Jumijem tertangkap langsung kamera media ini terlihat aktif membantu mengangkat material pasir hingga semua dan menyiapkan bahan-bahan pembangunan.
Jika melihat langsung keikutsertaan kaum wanita yang sudah Sepuh ini, tentu mengiris hati paling dalam. Tetapi bagi kedua perempuan tua ini, keikutsertaannya dalam membantu Satgas TMMD yang digelar Kodim Kulon Progo, merupakan wujud rasa syukur dan rasa memiliki terhadap kemajuan daerahnya.
Saat diwawancarai di lokasi pekerjaan talud Kwarakan, Painem dan Jumijem mengaku dirinya turut terpanggil karena daerah yang sedang dibangun TNI adalah tempat kelahirannya.
“Kwarakan ini tempat saya tinggal dan mencari nafkah sejak masa kecil hingga sekarang. Kalau bukan kita yang membangun, siapa lagi? Meskipun tenaga sudah berkurang. Tetapi, dengan kehadiran kami bersama TNI, paling tidak kami ikut berkontribusi membangun daerah kami,” ujar Painem dan Jumijem di lokasi pekerjaan talud, Selasa (28/4/2026) siang.
Yang menyita perhatian, keikutsertaan Ibu Painem dan Jumijem yang usianya sudah tak muda lagi terang saja menjadi inspirasi sekaligus bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih melekat kuat di tengah masyarakat.
Keikutsertaan serta warga RT 71 Kwarakan dari kalangan ibu-ibu salah satu fakta bahwa program TMMD yang dilaksanakan Kodim Kulon Progo ini, benar-benar menyentuh hati seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang usia maupun status sosial.
Prajurit TNI yang ikut dalam gelaran TMMD ini mengaku angkat topi menyaksikan dengan rasa hormat dan kekaguman melihat kehadiran ibu-ibu yang usianya tak muda lagi dalam bergotong royong bersama TNI membangun infrastruktur. (Islami)













