DAERAH  

Dewan Pasangkayu Upload Video Ambulance Terparkir di SPBU, Pengelola: Stavolt Dimatikan karena Petir

Dewan Pasangkayu Upload Video Ambulance Terparkir di SPBU, Pengelola: Stavolt Dimatikan karena Petir | NEWS TV Indonesia
Dewan Pasangkayu Upload Video Ambulance Terparkir di SPBU, Pengelola: Stavolt Dimatikan karena Petir | NEWS TV Indonesia

PASANGKAYU, NEWSTV.ID – Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasangkayu mendapati mobil ambulance tidak mendapat pelayanan pengisian Bahan Bakat Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ako, dengan nomor totem 74-915-05 yang merupakan kode lokasi atau regional wilayah.

Anggota DPRD dari farksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendokumentasikan kejadian tersebut melalui rekaman video handphone miliknya sekitar pukul 19.21 wita sambil bertanya kepada pengemudi mobil ambulance.

Anggota DPRD Pasangkayu, Lubis mengatakan, saya hendak mengisi BBM, dan ternyata di dalam area SPBU Ako mendapati mobil ambulance sementara menunggu untuk diisi solar.

Kemudian saya menghampiri supirnya, sambil merekam video di Handphone, dan dia pun katakan sudah menunggu sejak pukul 03 sore untuk mendapatkan BBM jenis solar.

“Jadi, berdasarkan keterangan supir ambulance, sudah menunggu sejak sore sampai malam hari hingga pukul 19.20 wita, tapi mobil ambulance tersebut belum mendapatkan pelayanan pengisian solar. Kata karyawan SPBU Ako kepada supir bahwa tidak ada jaringan untuk barcode dan pompanya rusak,” jelasnya saat dikonfirmasi via whatsApp, Selasa (25/2/2025).

Lanjut dia, malam itu juga saya mencoba membangunkan karyawan SPBU Ako, tapi karyawan tersebut tertidur dengan pulas (nyenyak).

“Karyawan SPBU Ako tertidur pulas, sehingga tak satupun yang bisa memberi jawaban penyebab mobil ambulance terparkir sampai malam hari,” terang Lubis.

Pengelola SPBU Ako, Ari menyampaikan, terkait adanya mobil ambulance yang menunggu di dalam wilayah SPBU untuk mendapatkan solar, operator tidak berani mengisi dikarenakan cuaca buruk dan suara dilangit, sehingga mematikan stavolt listrik agar tidak ada pengisian BBM, baik untuk emergency atau bukan.

Setelah memanggil operator, saya menanyakan kapan ambulance tiba, dan operator menjawab bahwa mobil ambulance datang ke SPBU hampir jam 05 sore.

“Operator juga sudah sampaikan ke supir ambulance untuk menunggu, dikarena angin kencang dengan diiringi suara petir, sehingga stavolt listrik dimatikan, sebab pernah kejadian pompa rusak di kena petir,” ucapnya melalui via WhatAspp.

Sekedar diketahui, atas kekesalan anggota DPRD Pasangkayu menguload video, foto di Facebook dan menuliskan kalimat “Lagi dan Lagi…
Mobil Ambulance dari Bambalamotu, dari jam 3 menunggu pengisian Solar di SPBU AKO tapi tdk di layani, dengan alasan rusak pompanya. SPBU Bulcin alasannya habis Solarnya. Akhirnya terlantar di SPBU, dari jam 3 sampai jam 07:21 malam. Postingan tersebut mendapatkan 74 komentar dan 14 kali dibagikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *