Newstv.id, Sleman – Tersangka Hogi sang suami dari Arista Minaya korban jambret di wilayah hukum Polresta Sleman, DIY, bisa bernafas lega. Karena Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo rela “turun gunung” dan pasang badan demi membela Hogi yang dijadikan tersangka pihak Polresta Sleman setelah melawan dia jambret demi menyelamatkan istrinya.
Kapolri sendiri langsung memberikan instruksi tegas kepada jajarannya untuk menggunakan hati nurani dalam menegakkan hukum.
“Polisi Harus Dukung Rakyat Berani,” kata Jenderal Sigit dalam sebuah akun media sosial yang beredar luas di masyarakat Sleman, Senin (26/1/2026).
Kapolri menekankan bahwa penegakan hukum tidak boleh kaku hingga mencederai rasa keadilan masyarakat. Apa yang dilakukan oleh Hogi adalah bentuk pembelaan diri yang sah karena istrinya sedang dalam bahaya oleh pelaku kejahatan.
Kapolri menegaskan bahwa hukum hadir untuk memberantas kriminal, bukan menjerat korban yang melawan pelaku kriminal.
“Jangan sampai kita memberi ruang bagi penjahat karena rakyat takut membela diri. Kalau rakyat berani lawan kriminal, polisi harus dukung, bukan malah memenjarakan,” tegas Jenderal Sigit.
Kapolri memerintahkan agar status tersangka Hogi segera dikaji ulang demi memastikan keadilan bagi warga yang menjaga keselamatannya.
“Jika membela diri dari kejahatan dianggap kriminal, maka kejahatan akan merajalela. Rakyat punya hak untuk melindungi diri dan keluarganya,” kunci Kapolri.
Sementara itu, salah seorang pengurus Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Sleman, Muhamad, menyambut positif langka tegas yang diambil oleh Kapolri Listyo Sigit. Hal itu bukti nyata bahwa Kapolri telah menghadirkan slogan Polri untuk masyarakat.
Karena jika Polri tidak hadir untuk masyarakat makan kejahatan akan merajalela di mana-mana dan masyarakat akan takut melakukan perlawanan karena takut dikriminalisasi penegak hukum.
“Kita bersyukur karena Pak Kapolri mendengar suara rakyat. Kapolri benar-benar menghadirkan Polri untuk masyarakat. Bukan Polri untuk pelaku kriminal,” ujar wartawan senior yang dikenal malang melintang di dunia jurnalis. (HMI)












