Close Menu
NEWS TVNEWS TV
  • Daftar Anggota News TV
  • Form Hak Koreksi & Jawab
  • Kirim Artikel ke NEWS TV
  • Pedoman Siber
  • Permohonan Iklan / E Katalog
  • Redaksi News TV
  • Tentang Kami
What's Hot

Silaturahmi Kapolsek Mamajang Bersama Lurah Sambung Jawa Bahas Sitkamtibmas dan Antisipasi Geng Motor

Februari 11, 2026

Sempat Buron Dua Pekan, Akhirnya seorang Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Resmob Polsek Mamajang

Februari 11, 2026

ASUS Buktikan Laptop Tahan Banting Standar Militer, Berani Diinjak Pakai Beban 100 Kg!

Februari 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Silaturahmi Kapolsek Mamajang Bersama Lurah Sambung Jawa Bahas Sitkamtibmas dan Antisipasi Geng Motor
  • Sempat Buron Dua Pekan, Akhirnya seorang Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Resmob Polsek Mamajang
  • ASUS Buktikan Laptop Tahan Banting Standar Militer, Berani Diinjak Pakai Beban 100 Kg!
  • XLSMART Siapkan Jaringan 5G di 33 Kota Jelang Ramadan-Lebaran 2026, Trafik Diprediksi Melonjak 30%
  • Betulkah Isu Pejabat Publik Miliki Bio Data Ganda?
  • Harga Camry Hybrid Terbaru 2026, Spesifikasi dan Fitur Lengkap
  • Harga Suzuki XL7 Bekas Tahun 2020-2023, Mana Paling Worth It?
  • Perayaan Imlek Terpopuler di Indonesia yang Unik dan Legendaris
Facebook X (Twitter) Instagram
NEWS TVNEWS TV
  • HOME
  • NASIONAL
  • METRO
  • DAERAH
  • INFO DESA
  • HIBURAN
    • NEWS
    • VIDEO
    • OLAHRAGA
  • KESEHATAN
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
    • HUKUM
    • KRIMINAL
  • POLITIK
  • ADVERTORIAL
    • PEMERINTAHAN
    • PARIWISATA
    • RAGAM
NEWS TVNEWS TV
  • HOME
  • NASIONAL
  • METRO
  • DAERAH
  • INFO DESA
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TNI POLRI
  • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • ADVERTORIAL
Home - Hukrim - Driver Ojek Mengaku Wartawan Diduga Lakukan Kekerasan Kepada Mahasiswi Asal Pekalongan di Sleman
Hukrim Februari 3, 2026

Driver Ojek Mengaku Wartawan Diduga Lakukan Kekerasan Kepada Mahasiswi Asal Pekalongan di Sleman

By HM Islam
Driver Ojek Mengaku Wartawan Diduga Lakukan Kekerasan Kepada Mahasiswi Asal Pekalongan di Sleman
Share
Facebook WhatsApp Twitter Email

blank Anggota news tv

SLEMAN – Wilayah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kembali dihebohkan oleh dugaan tindak kekerasan. Kali ini, seorang mahasiswi asal Pekalongan dilaporkan mengalami perlakuan tidak menyenangkan hingga dugaan kekerasan fisik oleh seorang pengemudi transportasi daring Maxim.

Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial Facebook setelah diunggah oleh akun EBudi Omponk dan telah dibagikan puluhan kali. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa korban mendapat perlakuan kasar dari seorang driver Maxim Car yang bahkan mengaku sebagai wartawan.

Insiden itu terjadi di depan indekos korban yang berlokasi di Jalan Rusunawa, Cambahan, Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, belum lama ini.

Menurut penuturan korban, kejadian bermula saat dirinya memesan layanan Maxim Car untuk perjalanan menuju tempat tinggalnya. Sejak awal, korban mengaku merasa tidak nyaman karena menerima pesan dari pengemudi yang dinilai bernada tidak sopan dan tidak pantas.

Setibanya di lokasi tujuan, korban berniat membayar secara tunai menggunakan uang pecahan Rp100 ribu. Namun, pengemudi mengaku tidak memiliki uang kembalian dan meminta korban menukarkan uang tersebut ke toko terdekat.

“Karena saya anak perantauan dari Pekalongan dan tidak tahu daerah sekitar, saya meminta diantar ke toko, tetapi beliau menolak,” ujar korban dalam unggahan tersebut, Senin (2/2/2026).

Korban kemudian menawarkan alternatif pembayaran melalui transfer bank. Namun, tawaran itu kembali ditolak oleh pengemudi. Merasa tertekan dan bingung, korban akhirnya merekam kejadian tersebut sebagai bentuk dokumentasi.

Situasi justru semakin memanas. Pengemudi disebut tersulut emosi karena direkam, lalu meluapkan kemarahannya dan diduga melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

Peristiwa ini menimbulkan trauma bagi korban serta memicu keprihatinan publik terkait keamanan penumpang transportasi daring, khususnya bagi perempuan dan mahasiswa perantauan.

Terkait dengan berita ini, pihak Maxim telah memberikan keterangan resmi melalui surat elektronik keredaksi News tv, yang menyatakan bahwa bahwa Maxim tidak membenarkan segala
bentuk kekerasan dalam situasi apapun yang tidak mencerminkan nilai dan standar layanan serta melanggar hukum dan norma sosial yang berlaku.

Sesuai dengan kebijakan perusahaan, Maxim telah memberlakukan sanksi berupa pemblokiran akun pengemudi kepada pelaku yang melakukan tindakan tersebut sembari terus melakukan investigasi mendalam. Untuk tanggapan selengkapnya dapat disimak pada link judul berita di bawah ini:

Tanggapan Maxim Indonesia Terkait Dugaan Kekerasan Driver terhadap Mahasiswi di Sleman

diy Sleman
Share. WhatsApp Facebook Telegram Twitter Email Copy Link
Top news tv

Mengaku Korban Perundungan Siswa SMAN 1 Muntilan Takut Masuk Sekolah

PENDIDIKAN By HM Islam

Manajemen SMAN 1 Muntilan Bantah Siswanya Tak Lagi Sekolah Akibat Korban Bully

PENDIDIKAN By HM Islam

Belasan Pelajar Merokok di Warung Saat Jam Belajar, Diduga Siswa SMK Ma’rif Nanggulan

PENDIDIKAN By HM Islam

LAKI Jeneponto Apresiasi Respons Cepat dan Profesional Polda Sulsel dalam Tindak Lanjut Laporan Warga Terkait Dugaan Penyerobotan

News By Faisal LPHAM

Wali Kota Padangsidimpuan Tak Hadir Saat Aksi Mahasiswa, Tuntutan Transparansi APBD 2025 Menguat

HEADLINE By Andi Hakim Nasution

HEAD LINE

HEADLINE
HEADLINE By Andi Hakim NasutionFebruari 10, 2026

Pasca Longsor TPS Batu Bola Padangsidimpuan, DLH Dorong Relokasi dan Koordinasi Lintas OPD

By Andi Hakim NasutionFebruari 10, 2026 HEADLINE

Padangsidimpuan, NEWSTV.ID – Bencana longsor yang terjadi di kawasan TPS Batu Bola, Kota Padangsidimpuan, pada…

Silaturahmi DPD IJEN Tapsel, Ihwan Nasution Tekankan Tanggung Jawab Moral Pers

Februari 8, 2026

Ridwan Rangkuti: Tanah Pertapakan Koperasi Merah Putih Bukan Aset Desa Sihuik-Huik

Februari 5, 2026

Wali Kota Padangsidimpuan Tak Hadir Saat Aksi Mahasiswa, Tuntutan Transparansi APBD 2025 Menguat

Februari 5, 2026

News tv terkini

Silaturahmi Kapolsek Mamajang Bersama Lurah Sambung Jawa Bahas Sitkamtibmas dan Antisipasi Geng Motor

Februari 11, 2026

Sempat Buron Dua Pekan, Akhirnya seorang Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Resmob Polsek Mamajang

Februari 11, 2026

ASUS Buktikan Laptop Tahan Banting Standar Militer, Berani Diinjak Pakai Beban 100 Kg!

Februari 11, 2026

XLSMART Siapkan Jaringan 5G di 33 Kota Jelang Ramadan-Lebaran 2026, Trafik Diprediksi Melonjak 30%

Februari 11, 2026
NEWS TV
NEWS TV

PENERBIT : PT MEDIA NEWSTV GROUP
NOMOR : AHU-0085257.AH.01.01.Tahun 2022
NPWP:  61.980.572.4-805.000
NIB. 0712220064282

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Silaturahmi Kapolsek Mamajang Bersama Lurah Sambung Jawa Bahas Sitkamtibmas dan Antisipasi Geng Motor

Februari 11, 2026

Sempat Buron Dua Pekan, Akhirnya seorang Pelaku Pembobol Rumah Dibekuk Resmob Polsek Mamajang

Februari 11, 2026

ASUS Buktikan Laptop Tahan Banting Standar Militer, Berani Diinjak Pakai Beban 100 Kg!

Februari 11, 2026
Most Popular

Pesawat ATR Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Maros, Basarnas Kerahkan Tim SAR

Januari 17, 2026599K

Warga Temukan Mayat Pria di Hutan Nabundong Paluta, Polisi Ungkap Kronologis dan Identitas Korban

Januari 15, 202688,099

Gufron Arsya Prawira Resmi Dilantik Sebagai Ketua DPK BKPRMI Kecamatan Baolan Periode 2026–2029

Januari 17, 202687,025
© 2026 NEWS TV by WEBPro.
  • Redaksi News TV
  • Kode Etik
  • Pedoman Siber
  • Pedoman Hak Jawab
  • Tentang Kami
  • Permohonan Iklan
  • Kirim Artikel
  • Karir
  • DOWNLOAD Buku Saku Wartawan (GRATIS)

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.