Mandailing Natal – Sumut
- Suasana gelap gulita menyelimuti pusat Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dalam beberapa malam terakhir. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat pada malam hari.
Sejumlah lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan utama Kota Nopan dilaporkan tidak berfungsi. Pantauan warga, titik-titik yang biasanya terang kini tampak redup bahkan mati total, sehingga membuat kawasan pusat kota terlihat suram.
“Sudah beberapa hari ini lampu jalan mati. Kalau malam lewat sini jadi was-was, apalagi bagi pengendara sepeda motor,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya beberapa waktu lalu.
Selain berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, kondisi gelap gulita juga dikhawatirkan membuka peluang terjadinya tindak kriminalitas.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ali Wsrdana membenarkan adanya gangguan pada sejumlah titik PJU di wilayah Kota Nopan. Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat.
“Pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) Kota Nopan direncanakan dengan anggaran sekitar Rp83.000.000.
Saat ini, kegiatan tersebut telah diajukan melalui SiRUP (Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan).,” ucapnya
“Selanjutnya, proses penentuan di LPSE sedang berlangsung dan masih dalam tahap penjadwalan waktu yang tepat, mengingat Pejabat Pengadaan (PKK) untuk kegiatan ini telah ditetapkan melalui surat resmi, dalam hal ini kita menargetkan perbaikan dapat selesai dalam waktu dekat agar aktivitas masyarakat kembali berjalan normal dan aman.
Dengan adanya respons dari Dinas Perhubungan, warga berharap permasalahan penerangan di pusat Kota Nopan dapat segera teratasi sehingga suasana malam kembali terang dan nyaman.
Ismed Harahap













