Newstv.id, Magelang – Masyarakat Dusun Blaburan, Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, di kenal hidup rukun dan damai. Budaya gotang-royang mereka juga masih sangat terjaga tanpa memandang suku dan agama.
Ironisnya, di balik kehidupan masyarakatnya yang damai dan rukun itu, tidak sangka jika terdapat sebuah rumah berada tepat di tikungan Jalan Raya Ngluwar – Bligo itu akhir-akhir ini menjadi sorotan banyak pihak. Pasalnya, rumah milik salah seorang warga berinisial J ini diduga jadi tempat penyimpanan dan penjualan minuman keras (Miras) ilegal.
Selain Miras dari balik rumah berwarna cat kuning berdampingan dengan toko kelontong ini juga tempat jadi togel. Nah, terlepas benar atau tidaknya jika salah satu rumah di Blaburan tersebut tempat penjualan Miras dan togel, menjadi tugas para penegak hukum untuk melakukan investigasi mendalam.
Yang pasti, sebagian besar warga Blaburan mengetahui jika rumah yang berada di tikungan jalan tersebut adalah mengambil berjualan Miras dan togel. Hal serupa dikemukakan oleh Kapolsek Ngluwar, AKP M Honi Zulqirom.
Kepada media ini Kapolsek Ngluwar menegaskan bahwa rumah yang dikeluhkan warga tersebut sudah pernah pihaknya datangi. Dan, dari rumah saat itu telah disita Miras ilegal.
“Mulai lagi ya jualan?. Padahal sudah pernah kita razia disana. Kita sita Mirasnya dan kita juga lakukan pembinaan kepada yang bersangkutan berinisial J,” tegas Kapolsek Ngluwar.
Terkait keresahan warga Blaburan, pihaknya akan turun ke lapangan melakukan pemantauan. Jika terbukti kembali menjual barang haram tersebut, pihaknya akan ambil tindakan tegas.
Sementara itu, aktivis Lingkungan Masyarakat Pribumi Magelang Raya, Rachmad (44), dalam tanggapannya Terkait keresahan warga Blaburan Desa Bligo, mengatakan bahwa polisi tidak perlu ragu mengambil tindakan tegas terhadap penjual Miras dan judi. Pasalnya, Miras dan judi jelas dasar hukumnya dan meresahkan masyarakat.
“Apalagi saat ini kita sedang berada di bukan suci Ramadhan. Jangan sampai hara-gara Miras dan judi bukan suci Ramadhan ternodai,” katanya, Senin (2/3/2026).
Pantauan media dalam beberapa malam terakhir, dari rumah itu setiap malam banyak orang yang datang ke sana. Mereka datang bergantian dan hanya masuk lewat pintu yang tertutup rapat. Lampu penerangan depan rumah tersebut, gelap dan hanya tersorot cahaya lampu penerangan jalan dan lampu kendaraan saat ada yang melintas.
Orang-orang yang datang ke sana tidak diketahui pasti keperluannya. Seorang emak-emak saat ditanya tak jauh dari rumah tersebut, mengakui jika ada orang yang datang hanya masuk sebentar laku keluar dan pulang biasanya beli Miras atau togel.
“Tapi tidak semua orang yang bisa beli karena kalau tidak kenal pasti ditolak,” sebut emak-emak ini menolak menyebut namanya alasan takut. (Hmi)












