BERITA  

Dari Limbah Menjadi Berkah: Tim Dosen UMADA Tolitoli dan UNISA Kenalkan Biochar Tongkol Jagung kepada Petani

Dari Limbah Menjadi Berkah: Tim Dosen UMADA Tolitoli dan UNISA Kenalkan Biochar Tongkol Jagung kepada Petani | Newstv Indonesia
Dari Limbah Menjadi Berkah: Tim Dosen UMADA Tolitoli dan UNISA Kenalkan Biochar Tongkol Jagung kepada Petani | Newstv Indonesia

Dari Limbah Menjadi Berkah: Tim Dosen Universitas Madako Tolitoli dan Universitas Alkhairat Kenalkan Biochar Tongkol Jagung kepada Petani

 

Newstv.id – TOLITOLI, SULTENG – Upaya mendorong pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal terus dikembangkan oleh perguruan tinggi. Tim dosen Universitas Madako Tolitoli berkolaborasi dengan Universitas Alkhairat melaksanakan kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui penerapan inovasi biochar berbahan tongkol jagung sebagai pembenah tanah masam.

Dari Limbah Menjadi Berkah: Tim Dosen UMADA Tolitoli dan UNISA Kenalkan Biochar Tongkol Jagung kepada Petani | Newstv Indonesia
Dari Limbah Menjadi Berkah: Tim Dosen UMADA Tolitoli dan UNISA Kenalkan Biochar Tongkol Jagung kepada Petani | Newstv Indonesia

 

Kegiatan yang mengusung tema “Inovasi Lokal Menuju Pertanian Berkelanjutan: Pemanfaatan Biochar Tongkol Jagung untuk Perbaikan Tanah Asam pada Budidaya Padi Sawah” tersebut menyasar Kelompok Tani Suka Maju di desa Pagaitan Kecamatan Ogodeide Kabupaten Tolitoli. Program dirancang karna belum maksimalnya pemanfaatan limbah tongkol jagung di tingkat petani.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Pendanaan 2026 dengan dukungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Dr. Lukman, M.Si. sebagai Ketua, serta anggota tim Dr. Mirayanti, SE., MM. dan Dr. Sjarifuddin Ende, S.P., M.P. Kegiatan ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi antara Universitas Madako Tolitoli dan Universitas Alkhairat sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat dan penerapan inovasi teknologi pertanian.

Berangkat dari Permasalahan Petani

Dari Limbah Menjadi Berkah: Tim Dosen UMADA Tolitoli dan UNISA Kenalkan Biochar Tongkol Jagung kepada Petani | Newstv Indonesia
Dari Limbah Menjadi Berkah: Tim Dosen UMADA Tolitoli dan UNISA Kenalkan Biochar Tongkol Jagung kepada Petani | Newstv Indonesia

 

Kegiatan diawali dengan identifikasi kondisi mitra dan Focus Group Discussion (FGD) bersama Kelompok Tani Suka maju. Dalam diskusi tersebut, petani menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam budidaya Tanaman Jagung, terutama kondisi tanah yang relatif masam dan belum optimalnya pemanfaatan limbah pertanian.

Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa limbah tongkol jagung yang dihasilkan dari kegiatan pertanian belum dimanfaatkan secara optimal dan sebagian masih dibakar atau dibiarkan menumpuk. Kondisi tersebut menjadi dasar bagi tim pengabdian untuk memperkenalkan teknologi biochar sebagai salah satu alternatif solusi yang dapat diterapkan dengan memanfaatkan bahan baku lokal.

Tongkol Jagung Diolah Menjadi Biochar

Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan, anggota Kelompok Tani Suka Maju diberikan pengetahuan mengenai karakteristik tanah masam, dampaknya terhadap pertumbuhan tanaman, prinsip teknologi biochar, serta manfaat biochar dalam pengelolaan tanah.

Petani juga dilibatkan secara langsung dalam praktik pembuatan biochar. Tongkol jagung dikeringkan dan kemudian diproses melalui pirolisis sederhana dengan kondisi oksigen terbatas hingga menghasilkan biochar. Setelah proses pembakaran selesai, biochar didinginkan, dihancurkan, dan disiapkan untuk diaplikasikan pada lahan.

Pendekatan learning by doing diterapkan agar petani tidak hanya mengetahui teknologi secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis untuk memproduksi biochar secara mandiri menggunakan bahan yang tersedia di lingkungan mereka.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *